Wednesday, October 5, 2011

SPEAR OF DESTINY : LONGINUS SPEAR.

SPEAR OF DESTINY : LONGINUS SPEAR
Ini adalah tombak yang digunakan untuk menusuk lambung Yesus ketika Dia disalibkan.

Konon si penusuk adalah seorang prajurit romawi yang pengelihatannya telah kabur. Begitu terkena darah Yesus matanya langsung sembuh.

Dia kemudian menjadi "Believer" dan mulai menyebarkan cerita ini. Suatu kali dia bawa kehadapan gubernur untuk menceritakan kejadian ini. Dia berkata bahwa Darah Yesus telah menyembuhkan matanya dan dia menyimpan tombak yang masih ada darah yang mengering. Kemudian si Gubernur minta penyakit matanya disembuhkan, Si Longinus sendiri gak yakin gimana cara nyembuhinnya. Saya sendiri tidak tahu pasti bagaiman dia mencoba menyembuhkannya (Saya punya sich teori pribadi..). Tp yang pasti si Gubernur gak puas sama si Longinus dan kemudian si Longinus dibunuh dengna tombak itu. Waktu selesai membunuh Longinus, Darah dari tombak itu terkena mata gubernur itu dan seketika matanya sembuh. Akhirnya gubernur itu menjadi "The believer".

Si Gubernur kemudian mengirimkan tombak itu menujur Roma, Tp entah bagaimna, Tombak itu tidak pernah sampai disana dan hilang selama ratusan tahun sampai Ketika perang salib terjadi. Setelah pasukan Eropa berhasil menguasai tanah suci, ada seseorang yg menemukan kembali tombak ini. Ketika kota yerusalem terkepung, konon tombak ini digunakan dan pasukan musuh yang mengepung Yerusalem dapat dikalahkan walaupun sebelumnya tampaknya sudah tidak ada harapan.

Kemudian tombak ini dikirim ke Konstantinopel untuk disimpan disana. Setelah konstantinopel jatuh, tombak ini hilang lagi dari peredaran. Dan baru ditemukan pada abad ke 19 di sebuah tempat di Austria. Ketika Hitler berkuasa, tombak ini dipindahkan ke Nurenberg dan disana konon tombak ini diteliti oleh Himller dan SS-paranormal divisionnya yang terkenal.

Setelah PD II kedua selesai Tombak ini dikembalikan pada pemerintah/museum Austria dan konon tersimpan disana sampai saat ini di Perpustakaan rahasia bawah tanah.

Versi lain cerita ini adalah bahw Tongkat dan Ujung tombak longinus itu sudah terpisah. Ujung Tombak Longinus ini dipasangkan pada tongkat baru dan berada disalah satu dari 4 pilar di basilika St Petrus di Vatikan. Menurut Prophecies, nanti ketika Gereja dihancurkan maka tombak ini akan muncul kembali untuk menegakan pondasi Yerusalem baru.

Versi lainnya lagi mengatakan Bahwa Tombak Longinus ini diubah menjadi 3 barang. 2 buah pedang dan 1 buah cincin. Dan hanya nanti ketika perang terakhir tiba maka mereka baru disatukan kembali.

Versi Rudolf Hess (Tangan Kanan Hitler) mengatakan bahwa Tombak ini di Hancurkan dan serpihannya di cast lagi jadi beberapa ujung tombak yang kemudian disebar diseluruh dunia.

Pada thn 1944 ketika perang dunia ke 2 berlangsung, diketahui ternyata Longinus Spear ini berada ditangan jendral S.Patton dari pasukan Amerika batalyon ke 3. Konon kemenangna besar dan mudah yang didapatkan Patton (sampai Marsekal Alfred Jodl dari tentara Nazi berpikir bahwa Patton lah C-in-C sekutu dan bukan Einsenhower) adalah karena dia memegang longinus spear ini.

Setelah Perang Dunia ke 2 selesai, Patton yg diketahui memegang Longinus Spear ini diminta untuk mengembalikan spear itu kepada pemerintah Austria sebagai pemilih Sah nya sebelum perang dunia ke 2 dimulai. Sebagai itikad baik dan jg meredakan ketegangan, Patton mengembalikan Longinus Spear tersebut dengan kartu ucapan selamat hari natal (Dia mengembalikan tgl 18 Dec 1945).

Pada tgl 21 Dec 1945 ketika dia sedang berkendara di German tiba2x mobil cadilacnya mengalami tubrukan dengan truk tentara Sersan Robert L Thompson. Dimobil patton saat itu ada 2 orang lainnya, yaitu seorang supir dan seorang sahabatnya. Tidak ada yang terluka dalam kejadian ini hanya Patton yang meninggal dunia. Si Supir truk tentara mengaku ada kabut didepannya sehingga dia tidak bisa melihat ketika akan berbelok kekanan dan akhinrya menubruk mobil Patton. Banyak yg percaya akibat Patton kehilangan Spear itu maka akhirnya "kekuatannya" hilang dan dia harus mati.

Himmler dan SS.Thulenya dalam catatan mereka mengatakan bahwa setelah Spear Longinus itu dikubur di sebuah tempat di Antartika. Tetapi tampaknya ini hanya sekedar Hoax karena kalau mereka memiliki tombak itu pasti mereka gunakan dan tidak mungkin disimpan di kutub. Jg Hitler sendiri pernah berkata bahwa selama tombak itu ada di kekuasaanya maka dia tidak mungkin dikalahkan, jadi tampaknya tidak ada alasan yang rasional mengapa tombak itu harus disembunyikan di Antartika.

Masih banyak versi Myth and Legend mengenai hal ini.....terlalu banyak untuk disebutkan.

  1. Mistery dibalik istana "HAMPTON COURT"
  2. misteri hilangnya harta karun bangsa inca
  3. misteri kamar paling angker di inggris
  4. misteri mayat di atas kubah masjid nabawi
  5. misteri petit trianon
  6. misteri USO
  7. misteri keluarga yang berjalan merangkak
  8. misteri garis nasca yang belum terpecahkan
  9. misteri istana cleopatra di dasar laut
  10. misteri hutan batu lena"saksi kehidupan bumi"
  11. misteri kematian adolf hitler
  12. misteri monster yeti
  13. misteri kisah pemuda yang mempu menciptakan hujan dan melawan gravitasi
  14. menguak mistery manusia yang dapat mengeluarkan api
  15. 10 kapal hantu paling misterius
  16. legenda kapal hantu lady lovibund
  17. misteri kapal hantu ourang medan
  18. mahluk terbang misterius pada tragedi 911
  19. misteri kerajaan shambhala
  20. red mist(episode misterius serial spongebob)
  21. 6 lokasi penuh misteri di dunia
  22. misteri batu berjalan di california
  23. blue ice fenomena
  24. misteri mahluk cadborosaurus
  25. 6 mahluk aneh dan mengerikan
  26. misteri lampu abadi yang terus menyala
  27. misteri batu pirus persia
  28. rahasia stonehenge
  29. misteri georgia guide stone
  30. misteri guci romawi yang belum terpecahkan
  31. teror boneka hantu
  32. misteri kehidupan manusia dibawah tanah
  33. misteri kutukan raja fir'aun tutankhamun
  34. fenomena dejavu yang misterius
  35. 7 misteri tentang segitiga bermuda
  36. sejarah dan misteri kartu tarot
  37. misteri jabal maghnet
  38. misteri kota berdinding batu
  39. misteri mukjizat nabi musa
  40. number station yang masih menjadi misteri
  41. misteri diri sendiri yang misterius
  42. spear of destiny
  43. misteri kutukan benda bersejarah
  44. lukisan misterius yang meramalkan tragedi 911
  45. misteri mahluk aneh dari antartika
  46. misteri terunyan di bali
  47. 10 mahluk gaib yang suka berhubungan sex dengan manusia
  48. material misterius muncul di kutub utara
  49. misteri ujoung lhok samatiga

Sosok Agustus, Sang Kaisar Pertama dari Romawi

Sosok Agustus, Sang Kaisar Pertama dari Romawi

Agustus Caesar, kaisar pertama dari Kemaharajaan Romawi adalah salah orang yang paling bersemangat yang pernah hidup. Dalam tengkoraknya yang berbentuk segi tiga yang padat itu, ia memiliki lebih banyak kemampuan daripada yang dimiliki sekelompok orang biasa. Menurut para ahli sejarah, namanya sejajar dengan Konstantin yang agung sebagai salah seorang pemimpin Kemaharajaan Romawi yang paling kreatif. Tetapi anehnya, Agustus bukanlah nama aslinya, dan meskipun Roma mengalami masa jaya terbesar dibawah Pemerintahannya, ia memulai hidupnya yang gemilang ketika ia masih seorang remaja canggung berusia 18 tahun.

Kaisar yang memerintah Kemaharajaan itu sejak masih remaja terus sampai akhir hayatnya pada tahun 14.Kehidupannya dipenuhi dengan kejahatan, tetapi ia memerintah dengan tegas, dan mempertahankan keadaan yang cukup damai diseluruh Dunia.
Pada waktu akan meninggal, ia mengutip baris-baris akhir dari suatu komedi Romawi " Karena ak telah memainkan peranku dengan baik, maka bertepuk tanganlah untukku dan antarlah aku dengan sorak sorai turun dari panggung." Lalu ia memeluk Livia, isterinya yang ketiga, mengucapkan selamat tinggal kepadanya dan ia mangkat.
jenazahnya diperabukan di Dataran Mars.

Sungguh suatu perjalanan hidup yang mengagumkan dari seorang Kaisar, sayang sekali hanya seglintir yang sebijak dia dari ke 12 Kaisar.
menurut ane, semangat ketegasan dan tanggung jawab si agan Agustus ini patut kita tladani..






  1. CINTAILAH CINTA
  2. MENCARI KEBAHAGIAAN
  3. sayangilah kekasihmu sebelum ini terjadi
  4. kata mutiara dari film naruto
  5. kata mutiara dari bung karno
  6. kata mutiara tentang sahabat
  7. kata mutiara dari albert eisten
  8. kata mutiara dari film one piece
  9. kata mutiara dari John C Maxwell
  10. kata mutiara dan motivasi
  11. kata mutiara dari film naruto bahasa inggris
  12. kata mutiara penyemangat hidup
  13. 100 kata mutiara penyemangat hidup
  14. kata mutiara yang menyentuh hati
  15. 70 kata mutiara dari orang2 terkenal
  16. kata mutiara cinta
  17. kata mutiara dari seorang mario teguh
  18. kata mutiara islam
  19. kata mutiara untuk yang sedang patah hati
  20. kata mutiara untuk ibu
  21. kata mutiara dan renungan
  22. Kumpulan Kata Mutiara dari Aa Gym
  23. kata mutiara untuk wanita
  24. Kata-kata Mutiara Al-Habib Umar Bin Hafidz
  25. kata mutiara dari bung karno
  26. kata mutiara dari film naruto bahasa inggris
  27. 100 kata mutiara penyemangat hidup
  28. kata mutiara yang menyentuh hati

Sejarah Peperangan Dahsyat Bangsa Romawi

Sejarah Peperangan Dahsyat Bangsa Romawi

Sejarah kejayaan Islam tak lepas dari amalan jihad yang diperani oleh para pendahulu umat ini.
Jihad memiliki kedudukan mulia di dalam Islam.
Tentunya, diatas ketentuan yang telah digariskan Allah dan Rasul-Nya . Bukan aksi teror yang muncul dari semangat tanpa ilmu.

Keadaan Romawi sebelum Peperangan

tentara Romawi merasa terkejut dan sangat takut. Dengan serta-merta mereka mengirimkan surat yang memberitahukan akan hal tersebut kepada Heraklius, raja Romawi yang berada di Himsh (sekarang dikenal dengan Homs –red). Dia pun melayangkan surat balasan yang berbunyi, ”Celaka kalian! Sesungguhnya mereka adalah pemeluk agama baru. Tidak ada yang bisa mengalahkan mereka. Patuhilah aku, dan berdamailah dengan menyerahkan setengah penghasilan bumi Syam! Bukankah kalian masih memiliki pegunungan Romawi?! Jika kalian tidak mematuhi perintahku, niscaya mereka akan merampas negeri Syam dan akan memojokkan kalian hingga terjepit di pegunungan Romawi.”

Tatkala telah mendapatkan surat balasan seperti ini, mereka (tentara Romawi) tidak mau menerima saran tersebut. Akhirnya, mau tidak mau Raja Heraklius mengirim pasukan dalam jumlah yang besar. Pasukan Romawi mulai bergerak, dan berhenti di lembah Al-Waqusah, di samping sungai Yarmuk yang berdataran rendah dan memiliki banyak jurang.

Kedatangan Khalid bin Al-Walid dari ‘Iraq

Pasukan Islam yang berada di Syam segera meminta bantuan. Maka Abu Bakr Ash-Shiddiq memerintahkan Khalid bin Al-Walid agar menarik diri dari ’Iraq untuk kemudian menuju Syam bersama bala tentaranya. Dengan segera Khalid menunjuk Al-Mutsanna bin Haritsah v sebagai penggantinya di ’Iraq.
Persiapan Pasukan Islam

Abu Sufyan mengusulkan, layaknya ahli strategi perang, agar pasukan dibagi menjadi tiga formasi. Sepertiga bersiap-siap di depan pasukan Romawi, sepertiga lainnya yang terdiri dari bagian perbekalan dan para wanita agar berjalan, dan sepertiga yang tersisa dipimpin oleh Khalid di posisi belakang. Jika musuh telah mencapai perkemahan wanita dan perbekalan, Khalid akan berpindah ke depan kaum wanita, sehingga mereka dapat menyelamatkan diri di belakang pasukan Khalid bin Al-Walid .
Maka mereka pun segera merealisasikan usulan itu. Pasukan Islam mulai berkumpul dan berhadapan dengan musuh pada awal bulan Jumadil Akhir tahun 13 H.

Strategi Pasukan Islam

Pasukan Islam kala itu jumlahnya berkisar antara 36 ribu sampai dengan 40 ribu personel tentara. Didalamnya terdapat seribu orang shahabat Nabi . Seratus orang dari mereka adalah para veteran perang Badar. Abu ’Ubaidah ibnul Jarrah (namanya Hanzholah bin Ath-Thufail) memimpin posisi tengah pasukan. ’Amru bin Al-’Ash dan Syarahbil bin Hasanah memimpin sayap kanan pasukan. Sedangkan pemimpin sayap kiri pasukan adalah Yazid bin Abi Sufyan (dia dikenal dengan sebutan Yazid Al-Khoir).

Khalid membawa kudanya ke arah Abu ’Ubaidah dan berkata, ”Aku akan memberikan usul.” Abu ’Ubaidah menjawab, ”Katakanlah, aku akan mendengar dan mematuhinya.” Khalid kembali berkata, ”Musuh pasti menyiapkan pasukan besar untuk membobol pertahanan pasukan kita. Aku khawatir pertahanan sayap kiri dan kanan akan kebobolan. Menurutku, pasukan berkuda harus dibagi menjadi dua kelompok. Satu pasukan ditempatkan di belakang sayap kanan, dan yang lain ditempatkan di belakang sayap kiri. Apabila musuh berhasil menembus pertahanan sayap kiri atau kanan, para pasukan berkuda berperan membantu mereka. Lalu kita datang menyerbu dari belakang.” Abu ’Ubaidah berkomentar, ”Alangkah jitu usulmu itu!”

Khalid bin Al-Walid pun memerintahkan agar Abu ’Ubaidah ibnul Jarrah pindah ke posisi belakang. Hal ini agar jika ada tentara Islam berlari mundur, ia akan malu saat melihatnya kemudian kembali ke kancah pertempuran. Kemudian Khalid menginstruksikan agar para wanita bersiap-siap dengan pedang, pisau belati, dan tongkat. Khalid berkata, ”Siapa saja yang kalian jumpai melarikan diri dari medan pertempuran, bunuh dia!”

Strategi Pasukan Romawi

Setelah menerima bantuan personel dari pusat, pasukan Romawi maju dengan kesombongan membawa 240 ribu personel. 80 ribu pasukan pejalan kaki, 80 ribu pasukan berkuda, dan 80 ribu pasukan yang diikat dengan rantai besi (setiap sepuluh tentara diikat menjadi satu agar tidak lari dari peperangan).

Mereka bergerak hingga menutupi seluruh tempat yang ada seakan-akan mereka adalah awan hitam. Mereka berteriak-teriak, mengangkat suara tinggi-tinggi, sementara para pendeta, uskup, maupun pihak gereja mengelilingi pasukan membacakan Injil sambil memotivasi mereka agar gigih dalam berperang.

Pasukan lini depan dipimpin oleh Jarajah (George), sayap kiri dan kanan dipimpin oleh Mahan dan Ad-Daraqus. Pasukan penyerang dipimpin oleh Al-Qolqolan, menantu Heraklius. Adapun pimpinan tertinggi pasukan ini adalah saudara kandung Heraklius yang bernama Tadzariq.

Perundingan sebelum meletusnya Pertempuran

Abu ’Ubaidah dan Yazid bin Abi Sufyan maju ke arah pasukan Romawi dengan membawa Dhirar bin Al-Azur, Al-Harits bin Hisyam dan Abu Jandal bin Suhail untuk bertemu dengan Tadzariq yang tengah duduk di dalam tenda yang terbuat dari sutera.

Para shahabat berkata, ”Kami tidak dihalalkan memasuki tenda ini.” Maka dibentangkanlah karpet dari sutera dan mereka dipersilahkan untuk duduk di atasnya. Para shahabat berkata, ”Kami tidak diperbolehkan duduk di atasnya.” Akhirnya Tadzariq duduk di tempat yang mereka inginkan. Para shahabat mendakwahinya agar masuk Islam, namun perundingan ini berakhir tanpa hasil. Akhinya mereka pun kembali ke barisan pasukan. Pemimpin sayap kiri Romawi yang bernama Mahan ingin bertemu dengan Khalid bin Al-Walid di antara dua pasukan yang saling berhadapan. Mahan berkata, ”Kami mengetahui bahwa kemiskinan dan kelaparanlah yang mengeluarkan kalian dari negeri kalian. Maukah kalian jika aku beri sepuluh dinar untuk setiap tentara beserta makanan dan pakaian, lalu kalian pulang ke negeri kalian? Dan pada tahun depan aku akan memberikan jatah yang serupa?”
Khalid bin Al-Walid menjawab, ”Sesungguhnya, bukanlah yang mengeluarkan kami dari negeri kami apa yang engkau sebutkan tadi. Tetapi sebenarnya kami adalah sekelompok manusia peminum darah. Dan telah sampai berita kepada kami bahwa tidak ada darah yang lebih segar daripada darah kalian, bangsa Romawi. Untuk itulah kami datang kesini!” Mendengar jawaban itu para sahabat Mahan berucap, ”Demi Allah, ucapan tersebut baru pertama kali kita dengar dari bangsa ’Arab.”

Jalannya Pertempuran

Pasukan Romawi pada perang ini keluar dalam jumlah besar yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Khalid juga membawa pasukan besar yang tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah ’Arab. Tatkala persiapan sudah matang, Khalid memerintahkan untuk memulai dengan perang tanding. Mulailah para jagoan Islam di tiap pasukan maju hingga membuat suasana memanas. Sementara Khalid berdiri menyaksikan laga tersebut.

Ditengah suasana yang sudah memanas, pemimpin pasukan lini depan Romawi yang bernama Jarajah ingin bertemu dengan Khalid di tengah dua pasukan. Ia bertanya mengenai agama Islam, maka Khalid memberitahukan dakwah Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad. Akhirnya, Jarajah masuk Islam, membalikkan sisi perisainya dan masuk ke dalam barisan pasukan Islam.

Melihat pembelotan Jarajah, pasukan Romawi menyerbu ke barisan kaum muslimin. Mahan memerintahkan pasukan sayap kanan menyerang menerobos pertahanan sayap kanan pasukan Islam. Kaum muslimin tetap tegar berjuang di bawah panji-panji mereka, hingga berhasil membendung serangan musuh.

Setelah itu, pasukan besar Romawi datang lagi bak gunung besar yang berhasil memporak-porandakan pasukan sayap kanan, hingga pasukan Islam beralih ke tengah. Tak lama kemudian, mereka saling memanggil agar kembali ke medan laga hingga berhasil memukul mundur kembali. Adapun para wanita, tatkala melihat ada tentara Islam yang lari mundur, mereka segera memukulinya dengan kayu, atau melemparinya dengan batu sehingga tentara tersebut kembali ke kancah peperangan.
Kemudian Khalid beserta pasukannya yang berada di sayap kiri menerobos ke sayap kanan yang kebobolan diserang musuh, hingga berhasil membunuh enam ribu tentara Romawi. Lalu Khalid membawa seratus pasukan berkuda menghadapi seratus ribu tentara Romawi hingga berhasil meluluhlantakkan pasukan musuh.

Pada hari itu, begitu terlihat kegigihan, kesabaran, dan kepahlawanan tentara-tentara Islam hingga pasukan Romawi berputar-putar seperti penumbuk gandum. Mereka tidak melihat, pada perang itu, melainkan kepala-kepala yang berterbangan, tangan-tangan maupun jari-jari yang terpotong, serta semburan darah yang membasahi medan laga.

Ketika itulah, seluruh pasukan Islam menyerbu dengan serentak, untuk kemudian dengan leluasa menghabisi musuh tanpa ada perlawanan sedikit pun. Jarajah pun akhirnya terluka parah dan meninggal dunia. Padahal beliau belum pernah shalat sekalipun, kecuali dua raka’at yang dikerjakan (diajarkan) oleh Khalid ketika baru/awal masuk Islam.

Peperangan ini berawal dari siang hingga malam, sampai kemenangan diraih oleh Islam dan kaum muslimin. Malam itu, pasukan Romawi berlari dalam kegelapan. Adapun pasukan Romawi yang diikat rantai besi, jika salah seorang dari mereka terjatuh, maka terjatuhlah seluruhnya. Malam itu, Khalid bermalam di kemah Tadzariq, pimpinan tertinggi pasukan Romawi.

Pasukan berkuda berkumpul di sekitar kemah Khalid menunggu tentara Romawi yang lewat untuk dibunuh hingga waktu pagi tiba. Tadzariq pun terbunuh. Telah terbunuh pada hari itu 120.000 lebih pasukan Romawi. Adapun tentara Islam yang gugur di medan perang sebanyak tiga ribu pasukan. Kaum muslimin mendapat harta pampasan yang begitu banyak pada perang ini.

misteri lampu abadi yang terus menyaa di atas mayat

misteri lampu abadi yang terus menyaa di atas mayat

Seorang sarjana Australia Robbert Briggen, berpendapat bahwa manusia jaman prasejarah itu memiliki intelegensi yang lebih maju daripada ilmu pengetahuan yang kita miliki karena mereka memiliki lampu-lampu abadi.
Pada bulan April 1485 mayat seorang gadis bangsawan dari zaman yunani kunodi keluarkan dari tempat perkuburannya di “Apian Way”. Ketika para penyelidik memasuki tempat pemakamannya, mereka terkejut menemukan sebuah ampu yang menyala sejak 1.500 tahun yang lalu.

Pertanyaannya adalah dengan cara apa para nenek moyang kita membuat lampu yang bisa terus menyala hinga selama itu? Misteri itu masih tetap merupakan misteri yang pelik akan tetapi sejumlah ahli masuh terus berusaha untuk menyelesaikan masalah ini.

Beberapa orang diantara mereka seperti Briggen, mengemukakan pendapat bahwa tenaga yang digunakan untuk menyalakan lampu itu adalah sangat mungkin telah hilang dari permukaan bumi ini. Akan tetapi, tidak ada bukti yang menguatkan teori-teorinya itu. Orang pintar seperti apa yang membuat lampu yang tetap terus menyala hingga 1.500 tahun?
  1. Mistery dibalik istana "HAMPTON COURT"
  2. misteri hilangnya harta karun bangsa inca
  3. misteri kamar paling angker di inggris
  4. misteri mayat di atas kubah masjid nabawi
  5. misteri petit trianon
  6. misteri USO
  7. misteri keluarga yang berjalan merangkak
  8. misteri garis nasca yang belum terpecahkan
  9. misteri istana cleopatra di dasar laut
  10. misteri hutan batu lena"saksi kehidupan bumi"
  11. misteri kematian adolf hitler
  12. misteri monster yeti
  13. misteri kisah pemuda yang mempu menciptakan hujan dan melawan gravitasi
  14. menguak mistery manusia yang dapat mengeluarkan api
  15. 10 kapal hantu paling misterius
  16. legenda kapal hantu lady lovibund
  17. misteri kapal hantu ourang medan
  18. mahluk terbang misterius pada tragedi 911
  19. misteri kerajaan shambhala
  20. red mist(episode misterius serial spongebob)
  21. 6 lokasi penuh misteri di dunia
  22. misteri batu berjalan di california
  23. blue ice fenomena
  24. misteri mahluk cadborosaurus
  25. 6 mahluk aneh dan mengerikan
  26. misteri lampu abadi yang terus menyala
  27. misteri batu pirus persia
  28. rahasia stonehenge
  29. misteri georgia guide stone
  30. misteri guci romawi yang belum terpecahkan
  31. teror boneka hantu
  32. misteri kehidupan manusia dibawah tanah
  33. misteri kutukan raja fir'aun tutankhamun
  34. fenomena dejavu yang misterius
  35. 7 misteri tentang segitiga bermuda
  36. sejarah dan misteri kartu tarot
  37. misteri jabal maghnet
  38. misteri kota berdinding batu
  39. misteri mukjizat nabi musa
  40. number station yang masih menjadi misteri
  41. misteri diri sendiri yang misterius
  42. spear of destiny
  43. misteri kutukan benda bersejarah
  44. lukisan misterius yang meramalkan tragedi 911
  45. misteri mahluk aneh dari antartika
  46. misteri terunyan di bali
  47. 10 mahluk gaib yang suka berhubungan sex dengan manusia
  48. material misterius muncul di kutub utara
  49. misteri ujoung lhok samatiga

Penaklukkan spanyol di era islam

Penaklukkan spanyol di era islam

Setelah Rasulullah saw. wafat, Islam menyebar dalam spektrum yang luas. Tiga benua lama -Asia, Afrika, dan Eropa-pernah merasakan rahmat dan keadilan dalam naungan pemerintahan Islam. Tidak terkecuali Spanyol (Andalusia). Ini negeri di daratan Eropa yang pertama kali masuk dalam pelukan Islam di zaman Pemerintahan Kekhalifahan Bani Umaiyah.

Sebelumnya, sejak tahun 597 M, Spanyol dikuasai bangsa Gotic, Jerman. Raja Roderick yang berkuasa saat itu. Ia berkuasa dengan lalim. Ia membagi masyarakat Spanyol ke dalam lima kelas sosial. Kelas pertama adalah keluarga raja, bangsawan, orang-orang kaya, tuan tanah, dan para penguasa wilayah. Kelas kedua diduduki para pendeta. Kelas ketiga diisi para pegawai negara seperti pengawal, penjaga istana, dan pegawai kantor pemerintahan. Mereka hidup pas-pasan dan diperalat penguasa sebagai alat memeras rakyat.
Kelas keempat adalah para petani, pedagang, dan kelompok masyarakat yang hidup cukup lainnya. Mereka dibebani pajak dan pungutan yang tinggi. Dan kelas kelima adalah para buruh tani, serdadu rendahan, pelayan, dan budak. Mereka paling menderita hidupnya.

Akibat klasifikasi sosial itu, rakyat Spanyol tidak kerasan. Sebagian besar mereka hijrah ke Afrika Utara. Di sini di bawah Pemerintahan Islam yang dipimpin Musa bin Nusair, mereka merasakan keadilan, kesamaan hak, keamanan, dan menikmati kemakmuran. Para imigran Spanyol itu kebanyakan beragama Yahudi dan Kristen. Bahkan, Gubernur Ceuta, bernama Julian, dan putrinya Florinda -yang dinodai Roderick-ikut mengungsi.

Melihat kezaliman itu, Musa bin Nusair berencana ingin membebaskan rakyat Spanyol sekaligus menyampaikan Islam ke negeri itu. Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik memberi izin. Musa segera mengirim Abu Zar’ah dengan 400 pasukan pejalan kaki dan 100 orang pasukan berkuda menyeberangi selat antara Afrika Utara dan daratan Eropa.
Kamis, 4 Ramadhan 91 Hijriah atau 2 April 710 Masehi, Abu Zar’ah meninggalkan Afrika Utara menggunakan 8 kapal dimana 4 buah adalah pemberian Gubernur Julian. Tanggal 25 Ramadhan 91 H atau 23 April 710 H, di malam hari pasukan ini mendarat di sebuah pulau kecil dekat Kota Tarife yang menjadi sasaran serangan pertama.

Di petang harinya, pasukan ini berhasil menaklukan beberapa kota di sepanjang pantai tanpa perlawanan yang berarti. Padahal jumlah pasukan Abu Zar’ah kalah banyak. Setelah penaklukan ini, Abu Zar’ah pulang. Keberhasilan ekspedisi Abu Zar’ah ini membangkitkan semangat Musa bin Nusair untuk menaklukan seluruh Spanyol. Maka, ia memerintahkan Thariq bin Ziyad membawa pasukan untuk penaklukan yang kedua.
Thariq bin Ziyad bin Abdullah bin Walgho bin Walfajun bin Niber Ghasin bin Walhas bin Yathufat bin Nafzau adalah putra suku Ash-Shadaf, suku Barbar, penduduk asli daerah Al-Atlas, Afrika Utara. Ia lahir sekitar tahun 50 Hijriah. Ia ahli menunggang kuda, menggunakan senjata, dan ilmu bela diri.

Senin, 3 Mei 711 M, Thariq membawa 70.000 pasukannya menyeberang ke daratan Eropa dengan kapal. Sesampai di pantai wilayah Spanyol, ia mengumpulkan pasukannya di sebuah bukit karang yang sekarang dikenal dengan nama Gibraltar -diambil dari bahasa Arab “Jabal Thariq”, Bukit Thariq. Lalu ia memerintahkan pasukannya membakar semua armada kapal yang mereka miliki.
Pasukannya kaget. Mereka bertanya, “Apa maksud Anda?” “Kalau kapal-kapal itu dibakar, bagaimana nanti kita bisa pulang?” tanya yang lain.

Dengan pedang terhunus dan kalimat tegas, Thariq berkata, “Kita datang ke sini bukan untuk kembali. Kita hanya memiliki dua pilihan: menaklukkan negeri ini lalu tinggal di sini atau kita semua binasa!”
Kini pasukannya paham. Mereka menyambut panggilan jihad Panglima Perang mereka itu dengan semangat berkobar.
Lalu Thariq melanjutkan briefingnya. “Wahai seluruh pasukan, kalau sudah begini ke mana lagi kalian akan lari? Di belakang kalian ada laut dan di depan kalian ada musuh. Demi Allah swt., satu-satunya milik kalian saat ini hanyalah kejujuran dan kesabaran. Hanya itu yang dapat kalian andalkan.
Musuh dengan jumlah pasukan yang besar dan persenjataan yang lengkap telah siap menyongsong kalian. Sementara senjata kalian hanyalah pedang. Kalian akan terbantu jika kalian berhasil merebut senjata dan perlengkapan musuh kalian. Karena itu, secepatnya kalian harus bisa melumpuhkan mereka. Sebab kalau tidak, kalian akan menemukan kesulitan besar. Itulah sebabnya kalian harus lebih dahulu menyerang mereka agar kekuatan mereka lumpuh. Dengan demikian semangat juang kita akan bangkit.

Musuh kalian itu sudah bertekad bulat akan mempertahankan negeri mereka sampai titik darah penghabisan. Kenapa kita juga tidak bertekad bulan untuk menyerang mereka hingga mati syahid? Saya sama sekali tidak bermaksud menakut-nakuti kalian.
Tetapi marilah kita galang rasa saling percaya di antara kita dan kita galang keberanian yang merupakan salah satu modal utama perjuangan kita.
Kita harus bahu membahu. Sesungguhnya saya tahu kalian telah membulatkan tekad serta semangat sebagai pejuang-pejuang agama dan bangsa. Untuk itu kelak kalian akan menikmati kesenangan hidup, disamping itu kalian juga memperoleh balasan pahala yang agung dari Allah swt. Hal itu karena kalian telah mau menegakkan kalimat-Nya dan membela agama-Nya.
Percayalah, sesungguhnya Allah swt. adalah penolong utama kalian. Dan sayalah orang pertama yang akan memenuhi seruan ini di hadapan kalian. Saya akan hadapi sendiri Raja Roderick yang sombong itu. Mudah-mudahan saya bisa membunuhnya. Namun, jika ada kesempatan, kalian boleh saja membunuhnya mendahului saya. Sebab dengan membunuh penguasa lalim itu, negeri ini dengan mudah kita kuasai. Saya yakin, para pasukannya akan ketakutan. Dengan demikian, negeri ini akan ada di bawah bendera Islam.”
Mendengar pasukan Thariq telah mendarat, Raja Roderick mempersiapkan 100.000 tentara dengan persenjataan lengkap. Ia memimpin langsung pasukannya itu. Musa bin Nusair mengirim bantuan kepada Thariq hanya dengan 5.000 orang. Sehingga total pasukan Thariq hanya 12.000 orang.
Ahad, 28 Ramadhan 92 H atau 19 Juli 711 M, kedua pasukan bertemu dan bertempur di muara Sungai Barbate. Pasukan muslimin yang kalah banyak terdesak. Julian dan beberapa orang anak buahnya menyusup ke kubu Roderick. Ia menyebarkan kabar bahwa pasukan muslimin datang bukan untuk menjajah, tetapi hanya untuk menghentikan kezaliman Roderick. Jika Roderick terbunuh, peperangan akan dihentikan.
Usaha Julian berhasil. Sebagian pasukan Roderick menarik diri dan meninggalkan medan pertempuran. Akibatnya barisan tentara Roderick kacau. Thariq memanfatkan situasi itu dan berhasil membunuh Roderick dengan tangannya sendiri. Mayat Roderick tengelam lalu hanyat dibawa arus Sungai Barbate.
Terbunuhnya Roderick mematahkan semangat pasukan Spanyol. Markas pertahanan mereka dengan mudah dikuasai. Keberhasilan ini disambut gembira Musa bin Nusair. Baginya ini adalah awal yang baik bagi penaklukan seluruh Spanyol dan negara-negara Eropa.

Setahun kemudian, Rabu, 16 Ramadhan 93 H, Musa bin Nusair bertolak membawa 10.000 pasukan menyusul Thariq. Dalam perjalanan ia berhasil menaklukkan Merida, Sionia, dan Sevilla. Sementara pasukan Thariq memabagi pasukannya untuk menaklukkan Cordova, Granada, dan Malaga. Ia sendiri membawa sebagian pasukannya menaklukkan Toledo, ibukota Spantol saat itu. Semua ditaklukkan tanpa perlawanan.
Pasukan Musa dan pasukan Thariq bertemu di Toledo. Keduanya bergabung untuk menaklukkan Ecija. Setelah itu mereka bergerak menuju wilayah Pyrenies, Perancis. Hanya dalam waktu 2 tahun, seluruh daratan Spanyol berhasil dikuasai. Beberapa tahun kemudian Portugis mereka taklukkan dan mereka ganti namanya dengan Al-Gharb (Barat).
Sungguh itu keberhasilan yang luar biasa. Musa bin Nusair dan Thariq bin Ziyad berencana membawa pasukannya terus ke utara untuk menaklukkan seluruh Eropa. Sebab, waktu itu tidak ada kekuatan dari mana pun yang bisa menghadap mereka. Namun, niat itu tidak tereaslisasi karena Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik memanggil mereka berdua pulang ke Damaskus. Thariq pulang terlebih dahulu sementara Musa bin Nusair menyusun pemerintahan baru di Spanyol.

Setelah bertemu Khalifah, Thariq bin Ziyad ditakdirkan Allah swt. tidak kembali ke Eropa. Ia sakit dan menghembuskan nafas. Thariq bin Ziyad telah menorehkan namanya di lembar sejarah sebagai putra asli Afrika Utara muslim yang menaklukkan daratan Eropa.

sumber:http://mfaisalh.blogspot.com/2011/03/penaklukkan-spanyol.html