Selasa, 11 Oktober 2011

Mengenal Sejarah Fixie Dan Komponen-Komponennya

Mengenal Sejarah Fixie Dan Komponen-Komponennya


Sepeda ini awalnya di kenal di Amerika Serikat sebagai mesengger bike. Selain untuk balap sepeda dalam lintasan, dulu sepeda ini hanya digunakan oleh kurir, tukang pos atau pengantar koran bisa dengan mudahnya meluncur di tengah kota tanpa banyak hambatan. Soalnya, pedal sepeda ini bakal terus berputar seirama dengan roda belakang.

Warna-warni sepeda fixie memang menjadi salah satu daya tarik utama. Tapi,sebenarnya bukan itu saja keunikan dari sepeda ini. Sepeda Minimalis ini nggak punya berbagai kanel yang untuk mengatur tali rem dan tali gigi. Maklum, sepeda fixie nggak punya rem dan hanya punya yang sudah disetel atau fixied. Nah, dari sinilah kemudian nama "fixie" berasal. Serunya Lagi, Sepeda fixie juga sangat ringan. Dengan berat kurang lebih 11kg, kita bisa dengan gampang menenteng sepeda ini.

Sepeda Fixie identik dengan sepeda tanpa rem, tanpa gear dinamis belakang. Semua dibuat fix, roda berputar maka pedal ikut berputar. Mengerem sepeda Fixie hanya mengandalkan kekuatan pedal dengan menahan laju atau mendorong pedal ke belakang serta dibantu dari roda depan.

Ban sepeda Fixie juga tipis, sehingga ringan ketika di genjot. dan yang lain menarik pada bagian stang. Dimana stang atau handlebar sepeda Fixie dibuat dengan tegak lurus. Minimalis disain menjadi ciri sepeda single speda ini.

Sekarang, kepopuleran fixie sudah mendunia. Walaupun di beberapa negara sepeda ini dilarang karena di anggap berbahaya karena bersepeda tanpa rem, komunitas fixie terus berkembang. Karena ini jugalah, sepeda fixie terkadang di anggap sebagai simbol pemberontakan dan anti kemapaman.




Sepeda fixie termahal di dunia adalah sepeda fixie Arumania Gold Bike Crystal Editions. Dengan harga £67500.00 atau sekitar 1 milyar rupiah, sepeda yang hanya dibuat sebanyak 50buah ini dilapisi emas 24 karat dan 600 kristal swarovski


KOMPONEN-KOMPONEN FIXIE :


















sumber: http://kask.us/9285798

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar